RIVAL! – [2: A Different Kiss]

Image

Title: Rival!

Author: Spazsplat

Rating: PG15

Genre: Adventure, Romance, Fantasy, AU

Length: Chapter

Casts:

  • Kim Myungsoo ‘L’ / Infinite
  • Son Naeun / A Pink
  • Lee Howon ‘Hoya’ / Infinite
  • Jung Eunji / A Pink

Other casts:

  • Members of Infinite
  • Members of A Pink
  • Lee Taemin
  • Jung Soo Jung ‘Krystal’ / F(x)
  • Kang Minhyuk / CNBlue
  • Lee Anna / OC
  • Choi Hansol / Seventeen
  • Choi Siwon / Super Junior
  • Kwon Yuri / Girls’ Generation
  • Lee Hyuk Jae / Super Junior
  • Choi Sooyoung / Girls’ Generation

Disclaimer: Cerita ini adalah ide turun temurun dari kepala hingga tangan dan mengedar keseluruh tubuh saya. Jadi, cerita ini murni dari otak saya. Apabila ada kesamaan dalam cerita dan perangkatnya, saya mohon maaf. Sekali lagi, ini murni dari otak saya. No bash dan plagiat. Casts milik Tuhan. Selamat membaca ^^

Warning: Typo(s), ga nyambung, dan aneh.

NOTE: Disini ada beberapa cast dan genre yang aku ubah dan aku tambah. Maaf jika bahasa yang aku gunakan disini agak sedikit ‘anu’.  Maafkan aku:’D Maafkan diriku juga yang selalu lama updae fanfic ini:’D ketahuilah, tugas ku menumpuk:’D Maafkan sekali lagi. Semoga ga bosan dan  ga lupa sama ceritanya ^^ Jangan lupa RCL^^

Naeun berjalan dengan lesu memasuki wilayah sekolahnya. Rasanya ia ingin membalikan badannya dan kembali ke rumah. Namun, itu sangat tidak mungkin mengingat hari ini ia harus mengambil nilai berenang. Daripada ia tidak dapat nilai, lebih baik ia masuk saja.

“Ada tiang di depan mu.” ujar seseorang di belakangnya dengan santai.

Naeun mengangkat kepalanya. Benar saja, tidak jauh dari tempat ia berdiri ada sebuah tiang. Naeun menoleh kebelakang untuk melihat siapa yang berbicara padanya.

“Selamat pagi!” Naeun membulatkan matanya saat melihat Myungsoo menyapanya dengan seringaian khasnya. Naeun segera mengambil langkah cepat untuk menghindari Myungsoo.

“Mencoba menghindariku, Son Naeun?” Myungsoo mencoba mengimbangi langkah perempuan itu namun masih tetap santai.

“Jangan mengikuti ku!” Naeun lalu berlari dan meninggalkan Myungsoo yang tertawa melihatnya.

Myungsoo lalu berjalan masuk ke kelasnya. Ia mengambil tempat duduk di samping Naeun yang sedang menelungkupkan wajahnya.

“Bersiaplah untuk siang ini di lapangan sekolah, Naeun.” ujar Myungsoo yang membuat Naeun membenarkan posisi duduknya dan melotot ke Myungsoo. “Jangan menatap bibir ku seperti itu. Aku tau kau sudah lama ingin mencium ku.”

“Jangan gila! Dasar pervert!” Naeun memberikan tatapan mematikan ke Myungsoo. Tapi, tetap saja Myungsoo tidak menggubrisnya.

“Naeun-ah! Sudah sarapan bel-” Eunji datang dengan wajah bingung. “Eh, Myungsoo? Kenapa duduk di tempat ku?”

“Aku ada sedikit urusan dengan sahabatmu. Boleh?” jawab Myungsoo

“Urusan? Tumben sekali. Kurasa minggu ini tidak ada lomba dance.” Eunji mengerutkan keningnya menandakan ia benar-benar bingung. Ya, melihat sahabatnya dengan Myungsoo mempunyai sebuah urusan selain dalam kontes dance merupakan hal yang sangat jarang dan rasanya hampir punah.

“Ya, kau tahu Eunji? Urusan yang satu ini sama seperti urusan kau dan Hoya,” Myungsoo lalu mendekat ke arah Eunji dan berbisik di telinganya membuat Naeun semakin curiga dan mendekat untuk mendengarnya. “Urusan laki-laki dan perempuan.” Myungsoo lalu bergerak dengan cepat mendekatkan wajahnya dengan Naeun. Naeun membelalakan matanya dan segera berdiri lalu menarik Eunji.

“E-eunji, ayo sarapan!”

“Eh? Myungsoo Oppa mau gabung?” tanya Eunji

“Kau mau mati?!” ancam Naeun ke Eunji.

***

            Naeun mengaduk milkshake strawberry miliknya dan membiarkan Eunji berceloteh seraya memakan makanannya.

“Ya! Naeun! Kau dengar tidak sih aku ngomong apa?”

“Hm? Maaf Eunji, aku kurang enak badan.” Eunji meletakkan sendoknya dan menggenggam tangan sahabatnya itu seraya menatapnya khawatir.

“Sebenarnya ada apa dengan mu?”

“Entahlah, kurasa aku ingin terjun saja dari lantai 10.”

“Jangan bicara seperti itu. Kalau bisa, aku akan membatumu menyelesaikan masalahnya.”

“Terimakasih Eunji. Percayalah, aku akan baik-baik saja.” Naeun memberikan senyum terbaiknya kepada Eunji. “Lanjutkan makanmu. Sebentar lagi jam olahraga dan kita harus bersiap untuk mengambil nilai renang.”

***

            Murid-murid di kelas Naeun sudah siap dengan pakaian renang mereka masing-masing. Namun ada beberapa murid yang centil memakai pakaian renang yang terlalu seksi dan membuat mata para lelaki di kelas mereka sibuk memperhatikan dan menggoda mereka−tanpa terkecuali Myungsoo. Naeun dan Eunji menatap mereka dengan malas.

“Mereka mau mengambil nilai renang atau apa, sih? Apa mereka tidak kedinginan? Aku saja harus memakai baju handuk agar tidak kedinginan.” omel Eunji kesal karena Hoya juga ikut-ikutan menggoda perempuan-perempuan tersebut.

“Haha, sudah. Lupakan saja mereka. Ayo kita pemanasan.”

Eunji dan Naeun beserta beberapa murid lainnya melakukan pemanasan mandiri karena guru mereka belum juga datang. Tanpa Naeun sadari, Myungsoo menatapnya yang sedang melakukan pemanasan.

“Hei, Myung. Ayo pemanasan juga! Bisa gawat kalau guru kita datang dan kita malah sibuk sendiri.”

Myungsoo mengangguk dan membuka kaosnya bersama Hoya. Para siswi menjerit kagum melihat tubuh atletis mereka ditambah lagi wajah super tampan mereka. Mereka lalu melakukan pemanasan di belakang Eunji dan Naeun. Para siswi mengerubungi mereka untuk melakukan pemanasan−lebih tepatnya untuk melihat Myungsoo dan Hoya. Naeun yang saat itu pemanasan di dekat kolam hampir saja jatuh ke dalam kolam kalau tidak ditangkap oleh Eunji. Naeun dan Eunji lalu bergeser tanpa tau penyebab mengapa para murid itu berkumpul di dekat mereka.

“Mereka kenapa, sih? Untung saja aku tidak jatuh ke dalam kolam. Aneh.” omel Naeun

Tak lama kemudian guru mereka datang dan mengomeli para siswa dan siswi yang belum melakukan pemanasan. Mereka kemudian berkumpul untuk mendapatkan pengarahan.

“Jadi kalian akan mengambil nilai berpasangan. Ibu akan memilihnya secara acak. Jadi siap atau tidak, kalian harus siap.” terdengar nada protes dari beberapa murid.

Mereka duduk dan sibuk mengamati teman-teman mereka saat mengambil nilai. Saat ini giliran Eunji dan Hoya. Tiba-tiba Myungsoo datang dan duduk di samping Naeun. Ia kaget melihat Myungsoo yang datang secara tiba-tiba dan dengan keadaan topless. Naeun segera memalingkan wajahnya karena malu. Ia akui badan Myungsoo memang bagus. Tapi, ia tidak boleh mengatakannya didepan Myungsoo. Bisa-bisa ia terus direndahkan oleh Myungsoo. Myungsoo yang menyadari rona merah diwajah Naeun  hanya bisa tertawa.

“Tidak perlu semerah itu ketika melihatku. Aku tau aku tampan dan gagah.”

“Bicara apa kau? Gila ya?” Naeun menatap Myungsso dengan pandangan aneh.

“Akui saja.”

“Tidak.”

“1,” Myungsoo menunjukkan 1 jarinya di depan Naeun

“Benar-benar gila rupanya,”

“2,”

“Dasar aneh.”

“3,”

“Hei, kau baru belajar menghitung ya?”

“4, aku akan menghitungnya sampai 5.”

“Apa maks-”

“5” Myungsoo dengan cepat mengecup pipi Naeun dan meninggalkan rona merah di wajah Naeun. Naeun membulatkan matanya dan langsung berdiri.

“YA! DASAR GILA! KAU PERVERT!” teriak Naeun

“Salah sendiri tidak mengakui bahwa kau mengagumiku.” jawab Myungsoo singkat.

“KALAU KAU TAU-”

“Son Naeun! Ada apa?” tanya Gurunya dengan wajah bingung.

“Ti-tidak, Seongsaenim.”

“Sekarang giliranmu dan,” Guru berambut pendek itu melihat daftar nama siswa yang ada di tangannya “Kim Myungsoo.”

“Apa? Apa tidak bi-”

“Baik, Seongsanim,” ujar Myungsoo memotong ucapan Naeun dan menunjukan senyumnya. “Kau ingin membuat Guru kita marah karena keributanmu, Nona Son?” bisik Myungsoo di telinga Naeun dan membuat murid perempuan menatap kesal pada Naeun.

Naeun akhirnya mendorong Myungsoo dan turun. Lalu mengambil posisi tanpa menatap Myungsoo yang sudah tertawa melihatnya.

“Naeun-ah, kau tidak mungkin berenang menggunakan baju handuk itu, kan?” tanya Eunji

“Ah…. Ya…. Baju handuk,” Naeun lalu membuka baju handuknya dan membuat mata lelaki disana semakin liar. Begitupula dengan Myungsoo. Dengan cepat Ia mengalihkan pandangannya dari Naeun dan salah tingkah. “Eunji, tolong pegang, ya.” pinta Naeun. Eunji mengangguk sebagai jawaban.

“Baiklah, Son Naeun, Kim Myungsoo.” Mereka mengambil posisi. “Bersedia, siap, ya!”

Naeun dan Myungsoo berenang dengan indahnya dan cepat. Murid-murid melihat mereka dengan kagum tak terkecuali dengan Eunji dan Hoya.

“Aku tidak tahu Myungsoo bisa berenang.” Ujar Hoya yang berada di samping Eunji

“Aku juga tidak tahu Naeun bisa berenang seindah itu.”

“Mereka terlihat cocok, ya?”

“Haha, benar! Tapi sayangnya mereka suka sekali berdebat.”

“Ah, semoga saja mereka saling suka,” jawab Hoya melirik ke Eunji. Lalu ia merapatkan baju handuk Eunji dan menutup kepala Eunji dengan handuk kemudian memeluk Eunji dari samping agar Eunji tidak kedinginan “Apakah masih dingin?”

“Tidak, Sayang. Terimakasih.” Eunji memberikan senyum termanisnya dan Hoya mencium kening Eunji dan semakin mengeratkan pelukannya.

Naeun dan Myungsoo naik ke permukaan karena telah selesai mengambil Nilai. Eunji segera memberikan baju handuk kepada Naeun. Naeun mengambilnya tapi tidak langsung memakainya dan langsung mencari tempat duduk. Eunji yang melihat wajah Naeun yang seperti sedang kesakitan langsung menyusul Naeun sebelumnya meminta izin kepada Hoya.

“Naeun? Kau kenapa?”

“Entahlah Eunji. Sepertinya kaki ku kram.”

“Bagaimana bisa? Kan kita sudah pemanasan tadi?”

“Mungkin aku terlalu tegang tadi. Tidak apa-apa, nanti juga hilang sendiri sakitnya.”

“Ya sudah, mau aku ambilkan minum?”

“Tidak usah. Terimakasih, ya.” Naeun tersenyum kepada Eunji.

Di tempat yang tidak berada jauh dari Naeun dan Eunji, Myungsoo dan Hoya sibuk mengeringkan badan mereka.

“Aku tidak tahu kau bisa berenang, man.”

“Haha, aku tidak menyangka kau bisa berenang di kolam renang.”

“Hei, apa maksudmu?” tanya Hoya jengkel

“Aku hanya bercanda,” jawab Myungsoo sambil tertawa.

“Naeun kenapa, ya?” Hoya menatap Eunji dan Naeun dari tempatnya.

“Maksudmu?” Myungsoo mengikuti arah pandang Hoya.

“Kakinya, kurasa ia kram.”

Belum sempat Myungsoo merespon perkataan Hoya, Guru mereka sudah memanggil untuk berkumpul.

“Saat ini masih tersisa waktu 1 jam, kalian boleh berenang lagi atau langsung berganti baju.”

“Ne, Seongsanim.” koor murid-murid.

Guru mereka keluar dari arena kolam renang dan membiarkan muridnya untuk beristirahat. Eunji membantu Naeun untuk berjalan karena kakinya yang masih kram. Namun, tiga orang penggemar berat Myungsoo datang dan menghadang jalan mereka.

“Maaf, tapi bisakah kalian bergeser sedikit? Kami mau lewat.” pinta Eunji dengan sopan. Salah satu dari mereka tertawa sinis.

“Apa? Bergeser? Kau pikir tempat ini siapa yang buat? Huh?”

“Hei, aku berbicara baik-baik!”

“Sudahlah Eunji, lebih baik lewat sebelah situ saja.” ujar Naeun sambil menunjuk jalain lainnya.

“Tidak bisa Naeun! Itu lebih jauh. Kau mau kram di kakimu tambah parah?” Eunji kembali menatap sinis tiga orang di depannya. “Sebaiknya menyingkir.”

“Ya! Hoya! Lihat Eunji, apa yang dia lakukan bersama tiga orang itu?” tanya Myungsoo

“Tumben sekali ia mau mengobrol bersama mereka.” heran Hoya

Myungsoo dan Hoya tidak menaruh curiga sedikitpun pada mereka dan kembali melanjutkan aktifitasnya.

“Jangan membuatku marah! Aku dan Naeun tidak pernah memanfaatkan ketenaran Hoya dan Myungsoo sedikitpun! ” amarah Eunji memuncak ketika mereka dituduh memanfaatkan Hoya dan Myungsoo. “Ayo Naeun! Sangat membuang waktu berbicara dengan mereka!” Eunji membantu Naeun untuk berjalan. Namun, salah satu dari ketiga orang itu mendorong Naeun hingga jatuh ke kolam. Naeun yang saat itu kakinya sedang kram tidak bisa berenang. Mereka tertawa puas melihat Naeun yang hampir tenggelam. Eunji langsung menampar orang yang telah mendorong Naeun hingga jatuh.

“Ya! Ya! Ada yang tenggelam!” ujar seorang siswa didekat Myungsoo

“Benarkah? Siapa itu?” tanya siswa yang lainnya. Lalu tiba-tiba datang salah satu siswa dari teman mereka dengan wajah yang sulit ditebak

“Ya! Son Naeun tenggelam! Eunji menampar Jiayou!” ujarnya

Myungsoo dan Hoya yang mendengar nama Naeun dan Eunji langsung berlari menghampiri mereka. Myungsoo yang melihat Naeun sudah tenggelam langsung menyelamatkan Naeun dan membawanya ke tepi. Hoya memeluk Eunji untuk meredakan amarah kekasihnya itu.

“Naeun-ah! Ya! Bangun!” panggil Myungsoo sambil menepuk-nepuk pipi Naeun lalu menekan dadanya agar air yang ditelan Naeun keluar. Namun itu tidak berhasil. Akhirnya Myungsoo memberikan nafas buatan kepada Naeun. Eunji panik dan hampir menangis melihat Naeun yang sama sekali belum sadar. Untungnya, setelah memberikan nafas buatan yang ketiga kalinya, Naeun mulai sadar. Myungsoo terduduk sambil mengatur nafasnya karena lelah dan terlalu panik.

“Naeun! Kau tidak apa-apa?” tanya Eunji yang panik.

“Eunji-ya~” panggil Naeun dengan suara lirih.

“Eunji, segera siapkan handuk disana.” suruh Hoya. Eunji mengangguk dan segera menyiapkan handuk di bangku dekat mereka. Myungsoo segera menggendong Naeun ala bridal style yang makin membuat fansnya iri.

“Terimakasih, Myungsoo.” lirih Naeun.

“Diam dulu. Kau masih lemas.”

“Tidak. Aku harus berterimakasih.”

“Diam atau kau ku lempar lagi ke kolam renang.” Naeun tersenyum menanggapi ucapan Myungsoo.

Myungsoo menidurkan Naeun di atas kursi dan Eunji menyelimuti Naeun dengan handuk. Wajah khawatirnya tetap terlihat.

“Ehm~ Kami ingin meminta maaf.” ujar salah satu dari tiga orang tersebut, Jiyou. “Maaf.” ujarnya malas.

“Apakah kalian diajarkan tata cara meminta maaf?!” bentak Eunji

“Dengar, ya! Aku juga malas meminta maaf kepada kalian!”

“Tidak usah minta maaf kalau begitu.” Ujar Hoya santai. Naeun merubah posisinya dari tidur menjadi duduk dan menarik lemah lengan Eunji.

“Sudah, Eunji. Dia sudah minta maaf.”

“Dia saja memaafkan kami. Dasar aneh!”

“Jaga omonganmu!” bentak Eunji.

“Hentikan Eunji,” Myungsoo membuka suaranya

“Oppa…” panggil Jiyou dengan manja dan merasa menang dan merangkul lengan Myungsoo. Tapi dengan cepat Myungsoo menepis tangannya.

“Ya! Myungsoo! Bagaiamana aku bisa berhenti kalau dia mencelakai saha-”

“Jangan ganggu Naeun atau Eunji lagi. Karena kalian akan berhadapan dengan ku,”

“Oppa!” omel Jiyou

“Karena Naeun adalah kekasihku.” Myungsoo segera menarik tangan Naeun dan mencium bibir Naeun membuat semua yang ada di sana terperangah tanpa terkecuali Naeun.

***

            Eunji dan Naeun duduk di taman sekolah. Eunji tak habis-habisnya bercerita bagaimana gagahnya Myungsoo saat di arena kolam renang tadi.

“Eunji berhenti membicarakannya atau aku akan mendorongmu ke kolam ikan itu!” omel Naeun

“Tapi Naeun, kau harus lihat betapa gagahnya ia ketika menciummu di depan umum.”

“Eunji~” rengek Naeun.

“Baiklah, baiklah, aku diam.” Eunji menahan tawanya. “Jadi sekarang kau resmi berpacaran dengannya?”

“Tentu!” seseorang menyahut ucapan Eunji.

“Ei, baru saja diomongin, orangnya sudah datang.” goda Eunji

“Sebenarnya apa mau mu, Kim Myungsoo?” rengek Naeun

“Kiss.”

“Aku serius!”

“Poppo.”

“Myungsoo!”

“Your lips.”

“Ya!”

Anyway, bibirmu rasa strawberry. Aku suka.”

“Dasar pervert!”

“Kalau aku tidak pervert mungkin kau akan terus dicecar oleh mereka sampai sekarang.”

“Berlebihan.

“Ei, kalau berpacaran jangan disini.” Goda Eunji

“Eunji” desis Naeun

Mereka tertawa melihat Naeun yang sudah kesal karena terus digoda. Myungsoo terus menggencarkan aksinya dalam menggoda Naeun. Ia menyukai ekspresi Naeun ketika sedang marah dan kesal. Lebih lucu pikirnya.

“Ehm, maaf. Apa aku mengganggu?” ujar seseorang menginterupsi kegiatan mereka.

“Taemin Sunbae.” Ujar Naeun dan langsung berdiri

“Halo Naeun! Apa kau sedang sibuk?”

“Hm? Ya, aku sedang sibuk. Ada apa?” tanya Naeun to the point.

“Kalau begitu, maukah kita berbicara lain waktu? Saat kau tidak sibuk.”

“Kurasa tidak, Sunbae. Karena….karena…” Naeun sibuk memikirkan alasan yang logis untuk menolak sunbaenya ini.

“Karena apa?”

“Karena aku memiliki banyak agenda bersama kekasihku.” Ujar Naeun spontan. “Oh iya, kenalkan kekasihku, Kim Myungsoo.”

NB: Semoga suka ^^ Dan sekali lagi, maaf :”D

5 thoughts on “RIVAL! – [2: A Different Kiss]

  1. aaaaa akhirnya ff rival keluarrr :”D aku suka aku suka aku sukaa’^’)bbb . myungsoo naeun omegottt<3<3 ;_; ceritanya makin seru thor:"D bikin penasaran part selanjutnya<3 ditunggu ne next chapnya jangan lama lama xD semangat buat ngerjain tugas tugas yang menumpuk thor/?'^')9

  2. kyaaaa, akhirnya nemu FF Myungeun yang lain xD
    cieee yang pacaran~ cieee yang ngerasain bibirnya Myungso(?) *ini apa

    suka banget sama FF nya thor xD lanjut lanjut ‘o’)b

  3. Eiiiiii ..FFnya Keren Banget !!!! .. sampai Ketawa” Sendiri Bacanya (?) ..
    Myungsoo pervert banget di sni .. >_< *Kaya Gimana Gitu ?

    Faighting Buat FFnya Thor .
    Jangan Lama " ya ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s